WHY CHOOSE PRADITA UNIVERSITY?

REAL CASE, REAL EXPERIENCE



Pembelajaran yang efektif harus dilandasi dengan prinsip kurikulum “belajar langsung sebagaimana sesungguhnya terjadi di kehidupan nyata”, sehingga mahasiswa “bisa karena terbiasa”.


Salah satu metode pembelajaran tradisional adalah membiarkan mahasiswa mengerjakan projek dan tugas kelompok bersama mahasiswa dengan program studi dan disiplin ilmu yang sama. Padahal, dalam dunia kerja mereka akan bertemu dengan berbagai orang yang memiliki program studi, latar belakang, cara berpikir, dan karakter yang berbeda dari mereka. Perancangan program studi di Pradita University disesuaikan dengan kondisi sesungguhnya di kehidupan nyata agar mahasiswa dapat mengalami pembelajaran dan pengalaman nyata yang sulit dirasakan apabila hanya menggunakan metodologi pembelajaran konvensional. Salah satunya adalah cross-function project. Cross-function project adalah sebuah metode pembelajaran di mana mahasiswa dengan berbagai program studi yang berbeda diminta untuk bekerja sama dalam sebuah projek tugas.

Dalam simulasi kerja nyata berikut akan disimulasikan dengan pembangunan proyek bandara yang akan dibangun oleh orang-orang dari berbagai bidang dan disiplin ilmu untuk menyelesaikan segala aspek pembangunannya:



Architecture

Seorang arsitektur akan menjalankan perannya merancang bentuk bangunan bandara yang tidak hanya bernilai estetis, namun juga fungsional. Secara estetika, bandara dengan desain yang mengagumkan dapat menjadi landmark bagi kota, bahkan negara setempat. Semua aspek di bandara juga perlu dirancang dengan menempatkan tiap-tiap zona pada lokasi terbaik, luas yang sesuai kebutuhan, memperhitungkan kekuatan bangunannya serta berbagai unsur rancangan lain.

Civil Engineering

Seorang insinyur sipil akan merancang struktur bangunan bandara yang tidak sekadar sedap dipandang, namun juga memiliki daya tahan yang berkualitas. Agar pembangunan bandara berlangsung secara efisien, insinyur sipil juga bertanggung jawab melakukan menajemen kerja, seperti menganalisa jumlah pekerja, waktu, dan biaya yang dibutuhkan untuk menyelesaikan proyek, mulai dari perencanaan, proses pembangunan, hingga finishing.

Urban Planning

Sebelum bandara mulai dirancang dan dibangun, seorang urban planner perlu menganalisa apakah lokasi yang akan dipilih sudah tepat untuk difungsikan sebagai bandara, apakah jalur transportasi efektif untuk ditempuh, dan sebagainya. Selain itu, urban planer juga harus memikirkan aspek sosial dan potensi ekonomi dari bandara tersebut.

Business Information System

Ilmu manajemen sangat berguna mulai dari pengelolaan sumber daya manusia, keuangan, operasi organisasi, hingga program komersialisasi dan pemasaran. Pengusung ilmu disiplin manajemen ini akan melakukan perencanaa, pengalokasian, pelaksanaan, dan pengevaluasian. Dalam pengelolaan sumber daya secara efektif dan efisien, banyak yang harus dipikirkan dan dipertimbangkan.

Retail Management

Agar operasional bandara dapat berjalan dengan baik, perlu dibangun sistem kendali hingga pemantauan yang andal. Cara yang paling efektif adalah dengan memanfaatkan sistem informasi yang terkomputerisasi. Mulai dari urusan parkir kendaraan, proses check-in penumpang, hingga jadwal keberangkatan/kedatangan dikelola oleh program komputer. Dengan merancang sistem berbasis komputer secara menyeluruh sekaligus efektif, terciptalah sistem dan program komputer yang dapat diandalkan.

Information Technology

Di era kini, bandara juga membutuhkan ekosistem digital untuk memberi layanan yang lebih memuaskan, sehingga diharapkan perkembangannya akan lebih pesat. Di tangan tenaga ahli teknologi informasi terletak tugas menciptakan website yang keren sekaligus fungsional: sedap dipandang, tidak membosankan, serta berfungsi dengan baik menyajikan berbagai informasi dan memudahkan interaksi masyarakat dengan bandara.

Interior Design

Sentuhan tangan interior desain bertujuan untuk menciptakan suasana yang sesuai dengan kebutuhan tiap zona ruang. Mood tertentu pada masing-masing ruang bandara dapat diciptakan lewat pemilihan warna, furnitur, penataan cahaya, hingga aneka ide kreatif untuk dekorasi. Dan sebuah bandara dengan desain interior yang baik harus mampu memastikan bahwa aktivitas serta pergerakan orang-orang di dalam bandara berlangsung nyaman, efisien, dan menyenangkan.

Visual Communication Design

Salah satu hal yang menjadi tugas mahasiswa program studi Visual Communication Design di sini adalah merancang environmental graphic. Itu bisa berupa signage untuk bandara, seperti penunjuk arah hingga visual pelabelan zona ruang sesuai fungsinya, dan yang amat penting adalah berupa elemen-elemen visual untuk memperkaya suasana agar terasa lebih menyenangkan.

Hospitality & Tourism

Pelayanan prima yang diantarkan oleh personel dari Tourism & Hospitality Management akan menciptakan tingkat kenyamanan yang tinggi. Pekerja manajemen Tourism & Hospitality bertanggung jawab mengelola sisi pelayanan secara keseluruhan selama pengunjung berada di bandara. Termasuk di dalamnya, service procedure, penggelolaan area komersial termasuk dining dan entertainment, dan berbagai aspek pelayanan lain.

Culinary Arts

Makanan merupakan kebutuhan pokok manusia, tetapi, beberapa tahun belakangan ini, makanan telah menjadi bagian dari gaya hidup modern, apalagi dengan industri kuliner yang trending saat ini. Potensi industri kuliner saat ini sangat menjanjikan. Dengan skill dan ilmu pengetahuan dalam industri ini, pekerja kuliner bisa menjadi seorang chef atau membuka sebuah restoran unik di bandara sebagai seorang entrepreneur.